Etika Bisnis
Etika bisnis berkaitan dengan hukum
Etika bisnis pada dasarnya adalah mentaati hukum.
Terkadang kita salah memandang hukum dan etika terlihat identik. Benar bahwa hokum tertentu menuntut perilaku yang sama yang juga dituntut standar moral kita. Namun demikian, hukum dan moral tidak selalu serupa. Beberapa hukum tidak punya kaitan dengan moralitas, bahkan hukum melanggar standar moral sehingga bertentangan dengan moralitas, seperti hukum perbudakan yang memperbolehkan kita memperlakukan budak sebagai properti.
Namun tidak berarti etika tidak mempunyai kaitan dengan hukum. Standar Moral kita kadang dimasukan ke dalam hukum ketika kebanyakan dari kita merasa bahwa standar moral harus ditegakkan dengan kekuatan sistem hukum sebaliknya, hukum dikritik dan dihapuskan ketika jelas-jelas melanggar standar moral.
Kasus etika dalam bisnis
Etika seharusnya diterapkan dalam bisnis dengan menunjukan bahwa etika mengatur semua aktivitas manusia yang disengaja, dan karena bisnis merupakan aktitivitas manusia yang disengaja, etika hendaknya juga berperan dalam bisnis. Argumen lain berpandangan bahwa, aktivitas bisnis, seperti juga aktivitas manusia lainnya, tidak dapat eksis kecuali orang yang terlibat dalam bisnis dan komunitas sekitarnya taat terhadap standar minimal etika. Bisnis merupakan aktivitas kooperatif yang eksistensinya mensyaratkan perilaku etis.
Dalam masyarakat tanpa etika, seperti ditulis oleh filsuf Hobbes, ketidakpercayaan dan kepentingan diri yang tidak terbatas akan menciptakan ”perang antar manusia terhadap manusia lain”, dan dalam situasi seperti itu hidup akan menjadi ”kotor, brutal, dan dangkal”. Karenanya dalam masyarakat seperti itu, tidak mungkin dapat melakukan aktivitas bisnis, dan bisnis akan hancur. Katena bisnis tidak dapat bertahan hidup tanpa etika, maka kepentingan bisnis yang paling utama adalah mempromosikan perilaku etika kepada anggotanya dan juga masyarakat luas.
Etika hendaknya diterapkan dalam bisnis dengan menunjukan bahwa etika konsisten dengan tujuan bisnis, khususnya dalam mencari keuntungan. Contoh Merck dikenal karena budaya etisnya yang sudah lama berlangsung, namun ia tetap merupakan perusahaan yang secara spektakuler mendapatkan paling banyak keuntungan sepanjang masa.
Apakah ada bukti bahwa etika dalam bisnis secara sistematis berkorelasi dengan profitabilitas? Apakah Perusahaan yang etis lebih menguntungkan dapripada perusahaan lainnya ?
Beberapa studi menunjukan hubungan yang positif antara perilaku yang bertanggung jawab secara sosial dengan profitabilitas, beberapa tidak menemukan korelasi bahwa etika bisnis merupakan beban terhadap keuntungan. Studi lain melihat, perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial bertransaksi di pasar saham, memperoleh pengembalian yang lebih tinggi daripada perusahaan lainnya. Semua studi menunjukan bahwa secara keseluruhan etika tidak memperkecil keuntungan, dan tampak justru berkontribusi pada keuntungan.
Dalam jangka panjang, untuk sebagian besar, lebih baik menjadi etis dalam bisnis dari pada tidak etis. Meskipun tidak etis dalam bisnis kadang berhasil, namun perilaku tidak etis ini dalam jangka panjang, cenderung menjadi kekalahan karena meruntuhkan hubungan koperatif yang berjangka lama dengan pelanggan, karyawan dan anggota masyarakat dimana kesuksesan disnis sangat bergantung.
Akhirnya kita harus mengetahui ada banyak bukti bahwa sebagian besar orang akan menilai perilaku etis dengan menghukum siapa saja yang mereka persepsi berperilaku tidak etis, dan menghargai siapa saja yang mereka persepsi berperilaku etis. Pelanggan akan melawan perusahaan jika mereka mempersepsi ketidakadilan yang dilakukan perusahaan dalam bisnis lainnya, dan mengurangi minat mereka untuk membeli produknya. Karyawan yang merasakan ketidakadilan, akan menunjukan absentisme lebih tinggi, produktivitas lebih rendah, dan tuntutan upah lebih tinggi. Sebaliknya, ketika karyawan percaya bahwa organisasi adil, akan senang mengikuti manajer. Melakukan apapun yang dikatakan manajer, dan memandang keputusan manajer sah. Ringkasnya, etika merupakan komponen kunci manajemen yang efektif.
Dengan demikian, ada sejumlah argumen yang kuat, yang mendukung pandangan bahwa etika hendaknya diterapkan dalam bisnis.
Bisnis tidak Beretika "Koperasi Langit Biru"
Pada investasi paket kecil yang ditawarkan KLB, profit yang didapat, yakni Rp10.000,- per hari dan akan dibagi kepada perusahaan Rp9.000,- dan investor Rp1.000. Sehingga dalam satu bulan, investor mendapat profit sebesar Rp150.000,-.
Sedangkan pada investasi paket besar dibagi lagi ke dalam dua pilihan, yakni investasi non-Bonus Kredit Sepeda Motor (BKSM) yang bonusnya mencapai Rp12 juta (diberikan pada bulan ke-10) dan investasi BKSM yang profitnya Rp1 juta per bulan.
Bonus-bonus itu selalu diberikan kepada investor pada awal bulan. Namun, pada bulan Januari 2012, penyerahan bonus macet sehingga sejumlah investor mengadukan persoalan ini ke Polres Tangerang Kabupaten.
etika bisnis adalah etika untuk berbisnis secara baik dan fair dengan menegakkan hokum dan keadilan secara konsisten dan konsekuen setia pada prinsip-prinsip kebenaran, keadaban dan martabat. Karena bisnis tidak hanya bertujuan untuk profit melainkan perlu mempertimbangkan nilai-nilai manusiawi, apabila tidak akan mengorbankan hidup banyak orang, sehingga masyarakat pun berkepentinan agar bisnis dilaksanakan secara etis. Namun lain halnya dengan koperasi langit biru, bisnis ini meraup keuntungan banyak dengan mennggelapkan uang nasabahnya, jelas ini tidak etis karena tidak ada moral dan tanggung jawab dari pelaku bisnis tersebut.
Resensi Novel "Ruang Rindu"
Analisis jurnal ilmiah
- Menurut petunjuk penulisan Naskah yang dimuat di UG JURNAL, pada kata kunci di bagian abstrak dibuat berdasarkan alfabetis tetapi dalam jurnal ini tidak alfabetis. Kata kunci : pelayanan, konsumen (tidak alfabetis) .
- Menurut petunjuk penulisan Naskah yang dimuat di UG JURNAL, pada bab Pendahuluan dimuat penelitian sejenis, tetapi dalam jurnal ini tidak dimuat penelitian sejenis oleh penulis yang berfungsi untuk menguatkan latar belakang penelitian.
- Pada bagian kesimpulan dan saran, tidak terdapat saran yang dikemukakan oleh penulis baik bagi objek penelitiannya maupun bagi pembaca. Sehingga solusi dari permasalahan yang dibahas oleh penulis tidak tersampaikan dengan jelas.
- Pada tinjauan pustaka, terdapat beberapa teori yang dikutip dari penelitian orang lain, tetapi disini tidak difokuskan kepada hasil penelitian yang telah diperoleh oleh peneliti sebelumnya, hal ini kurang menguatkan landasan teori yang dibuat.
- Pada metode penelitian, pengambilan sample tidak menggunakan teknik sampling yang jelas, pengambilan sample 50 orang tidak diketahui darimana perhitungannya.
Paragraf Deduktif
Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf, lalu diikuti dengan kalimat-kalimat khusus atau disebut juga sebagai paragraf umum – khusus.
Contoh paragraf deduktif
Dalam penulisan ilmiah, banyak hal yang harus diperhatikan. Baik dari segi penulisannya, yaitu ejaan, kosakata dan tanda baca maupun struktur penulisannya. Dalam penulisan ilmiah ada beberapa tahap yang harus diperhatikan.
Pertama adalah topic dan judul penelitian, pemilihan topic dan judul harus sesuai dengan teori-teori yang ada di buku, jangan memilih topic atau judul yang sulit dan tidak kita kuasi. Kedua, latar belakang masalah yang melatarbelakangi masalah dan alasan pengambilan judul diatas. Ketiga, rumusan masalah yang dibuat dalam bentuk kalimat Tanya dengan kata yang bisa mengawalinya Why dan Who. Dan yang terakhir adalah tujuan penelitian yang harus sesuai dengan pertanyaan yang ada dalam rumusan masalah.
Paragraf induktif
Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang mengemukakan kalimat-kalimat yang bersifat khusus terlebih dahulu setelah itu diikuti dengan kalimat umum sebagai kesimpulan di akhir paragraf atau bisa disebut juga sebagai paragraf khusus – umum.
Contoh paragraf induktif
Beberapa hari terakhir ini, masyarakat Indonesia mulai merasakan kenaikan harga bahan pokok seperti beras, telor, minyak goreng dan gula pasir. Hal ini membuat daya beli masyarakat menjadi semakin lemah. Bahkan kenaikan harga bahan pokok tersebut diiringi juga dengan rencana kenaikan tarif dasar listrik per tiga bulan yang akan ditetapkan oleh pemerintah.
Hal ini bisa mengakibatkan angka kemiskinan semakin bertambah, dikarenakan biaya hidup yang semakin tinggi tanpa dibarengi dengan pendapatan yang mencukupi. Maka tidak heran jika hal ini akan berdampak ke sektor ekonomi makro dan mikro Indonesia. Itulah efek dari rencana kenaikan harga BBM.






